5 Cara Memulai Usaha Frozen Food untuk Pemula

Cara Mudah Memulai Usaha Frozen Food

Dewasa ini, bisnis atau usaha di bidang frozen food semakin menggeliat. Banyak orang yang tertarik memasuki lini bisnis yang satu ini karena masih lebarnya peluang usaha di dalamnya.

Mungkin ada diantara sobat yang juga ingin mencoba peruntungan di usaha makanan beku (frozen food), namun masih bingung harus dari mana untuk memulainya.

Secara umum, hanya ada dua peluang bisnis jualan frozen food. Yakni antara sobat membuat sendiri produk makanan beku, atau sobat lebih memilih menjual produk frozen food milik orang lain. Sobat harus memutuskannya sejak awal langkah mana yang hendak sobat pilih.

Cara Mudah Memulai Usaha Frozen Food

Setelah sobat yakin dan telah mengambil keputusan salah satu diantara dua pilihan di atas, maka sobat perlu mempelajari tips bagaimana cara memulai usaha frozen food, khususnya untuk sobat yang masih pemula.

1. Tentukan Produk yang Akan Dijual

Langkah pertama adalah menentukan produk apa saja yang hendak sobat jual. Banyak sekali jenis makanan beku yang bisa sobat jual, mulai dari bakso, nugget, kebab, ramen, risol mayo, cireng mercon, ekkado, dimsum dan masih banyak lagi.

Jika sobat bingung untuk menentukannya, jangan pilih terlalu banyak produk untuk dijual. Sebisa mungkin, jual lah produk yang sekiranya belum banyak tersedia di sekitar sobat.

2. Pikirkan Persiapan Modal

Salah satu yang sering menjadi kendala saat memulai bisnis adalah tentang modal. Dalam bisnis frozen food, maka modal utama yang dibutuhkan selain bahan baku adalah untuk penyediaan alat packing dan freezer.

Simak Juga: Ide Bisnis Kuliner Online dengan Potensi Menggiurkan

Sebaiknya sobat hitung dengan cermat berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha makanan beku ini. Jika sobat kekuranagn modal, beberapa opsi bisa sobat ambil misalnya dengan patungan dengan teman atau saudara.

3. Pilih Peralatan dengan Bijak

Untuk memulai usaha frozen food bagi pemula apalagi yang modalnya cekak, sebaiknya jangan membeli peralatan yang mahal. Pilih yang lebih murah namun sesuai kebutuhan.

Misalnya dengan membeli alat packing yang biasa-biasa saja. Kemudian membeli freezer dengan volume yang kecil dahulu, misalnya 100 liter.

Kelak seiring berkembangnya usaha frozen food yang sobat jalankan, maka sedikit demi sedikit peralatannya bisa sobat perbaharui dan ditingkatkan baik jumlah maupun kualitasnya.

4. Metode Pemasaran yang Efektif

Pemasaran terbaik adalah review positif dari mulut ke mulut. Namun cara ini membutuhkan waktu yang cukup lama dalam memperkenalkan produk yang sobat miliki.

Alternatif yang bisa sobat tempuh misalnya beriklan di akun IG yang memiliki banyak follower, khususnya follower dari user di sekitar daerah sobat. Bisa juga menawarkannya melalui group-group FB untuk jual beli lokal, group WA dan lain sebagainya.

Jika sobat memiliki budget lebih, maka sobat bisa juga mencoba periklanan melalui FB Ads ataupun Google Ads guna melebarkan penetrasi dan calon pasar usaha frozen food sobat.

5. Urus Ijin Makanan & Legalitas Usaha

Jika sobat benar-benar serius dan berniat melebarkan sayap selebar-lebarnya, maka sebaiknya sobat mulai mengurus masalah perizinan usaha sobat. Baik itu berupa lisensi PIRT, BPOM dan semacamnya.

Hal ini sekaligus untuk melindungi produk yang sobat miliki. Dan bila perlu ijin usaha berupa CV atau PT juga perlu sobat perhatikan guna mendapatkan perlindungan di mata hukum atas usaha yang sobat geluti.

Demikianlah sobat beberapa hal yang perlu diperhatikan sekaligus menjadi cara untuk memulai usaha frozen food. Jika usaha sobat sudah semakin besar dan dikenal oleh khalayak luas, maka tidak ada salahnya jika sobat membuka franchise (bisnis waralaba) untuk usaha frozen food yang sobat miliki.